
Warga sunda, Jawa Barat khususnya kota Bandung kini kehilangan seniman serbabisa almarhum Kang Ibing yang telah pergi meninggalkan kita semua untuk selamanya. H. Dada Rosada, Wali Kota Bandung mengaku sangat kehilangan dengan kepergian almarhum Raden Aang Kusmayatna Kusumadinata, yang akrab di sapa Kang Ibing.
Saat ditemui di rumah duka di Jalan Kencana Wangi No 70 Margacinta Kota Bandung, Dada Rosada mengakatakan “ Kang Ibing sudah menjadi bagian dari Kota Bandung, bahkan Jawa Barat maupun Indonesia dalam hal kesenian dan kebudayanya, Kehadiran almarhum sudah banyak memberikan warna bagi Kota Bandung ini, tidak sedikit jasanya mengangkat Kota Bandung dalam bidang kesenian dan kebudayaannya. ”
Ucapan senada juga dilontarkan oleh Rektor Unpad, Prof Ganjar Kurnia, pribadi Kang Ibing yang sangat someah seperti halnya orang Sunda pada umumnya, menjadikan figur Kang Ibing sulit dicari bandingannya. “ Almarhum sama siapa saja sangat baik, meski namanya sudah demikian masyhur, tetap saja sifatnya di manapun suka heureuy dan ngabodor,” ucap Ganjar.
Pegelaran Kang Ibing pada beberapa waktu lalu di Unpad, memberikan bukti kalau Kang Ibing merupakan sosok seniman dan budayawan multitalenta. “ Hingga saat ini saya belum dapat pembandingnya Seniman dan Budayawan sekelas almarhum yang memiliki berbagai kemampuan seni maupun pengetahuan budaya, ” lanjut ucap Ganjar.
Kang Ibing suka mengisi ceramah-ceramah di berbagai daerah bahkan kepelosok-pelosok, tapi kini kita tidak mungkin bisa mendengar lagi ceramahnya almarhum, karena sudah dipanggil sang pencipta.
Selamat jalan…Kang Ibing.
(pikiran rakyat)